Indeks Hang Seng memberikan sinyal bearish. Karena itu, positifnya sinyal yang datang dari Strait Times Index (STI) jadi acuan IHSG. Seperti apa?
Pada perdagangan Kamis (10/10/2013) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG
) ditutup menguat 29,24 poin (0,66%) ke posisi 4.486,678. Intraday terendah 4.477,457 dan tertinggi 4.503,075.
Satrio Utomo, kepala riset PT Universal Broker Indonesia mengatakan, Hang Seng Index (HSI) hari ini masih kacau seperti kemarin. “Candle-nya berbentuk hammer, tapi posisi closing di bawah low candle kemarin. Signal Hang Seng masih bearish,
Kemarin, Satrio mengaku berpatokan pada Strait Times Index (STI) dan sukses. “Hari ini, saya pegang STI lagi. Sore ini, STI masih di atas level tertinggi kemarin. Sepertinya, indeks itu masih menjaga peluang tutup dengan sinyal positif,
IHSG sendiri, lanjut Satrio, tadi pagi menciptakan gap di 4.469-4.477. IHSG ditutup dengan break away gap. “Yang jelas, sinyalnya positif,
“Namun demikian, saya menggarisbawahi, karena HSI masih ditutup dengan sinyal negatif, berarti saya hari ini hanya punya portofolio 100% alias full power dengan potential gain sekitar 3%. Enggak ada apa-apanyalah, dibandingkan portofolio milik Anda,
Meski jumlah tersebut dinilainya kecil, yang penting bersyukur. “Sebab, IHSG di atas 4.470, resistance berikutnya adalah 4.550. Semoga besok sudah tercapai,
