Laju IHSG pada perdagangan Jumat (8/11/2013) diprediksi berada pada support 4.438-4.457 dan resistance 4.492-4.505. Inilah saham-saham pilihannya.
Pada perdagangan Kamis (7/11/2013), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 36,35 poin (0,82%) ke posisi 4.486,109. Intraday terendah 4.451,385 dan tertinggi 4.494,348.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan net sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan net buy.
Reza Priyambada, Kepala Riset Trust Securities mengatakan, IHSG kembali memperlihatkan laju anomalinya di saat bursa saham Asia mayoritas berada di zona negatif. “IHSG melenggang di zona positif,”
Menurut dia, tampaknya IHSG berusaha berada di zona hijau setelah mengikuti laju bursa saham AS yang masih dalam kondisi positif pascapernyataan beberapa petinggi The Fed bahwa stimulus masih diperlukan.
“Selain itu, meski asing masih doyan jualan saham, aksi beli dari investor lokal mampu mengimbangi aksi jual tersebut sehingga IHSG mampu melanjutkan pergerakan positif. Tidak hanya itu, laju nilai tukar rupiah yang berbalik menguat memberikan sentimen positif tersendiri bagi IHSG,
Lebih jauh Reza memperkirakan, pada perdagangan Jumat (8/11/2013) IHSG akan berada pada support 4.438-4.457 dan resistance 4.492-4.505. “Indeks berpola menyerupai double hammer di atas lower bollinger bands (LBB),
Moving Average Convergence-Divergence (MACD) masih bergerak turun dengan histogram negatif yang memendek. The Relative Strength Index (RSI), William's %R, dan Stochastic mencoba melanjutkan upreversal.
Reza menjelaskan, laju IHSG yang berada di atas target resisten 4.454-4.468, dapat membuka harapan dan peluang untuk kembali melanjutkan penguatan. “Akan tetapi, tetap waspadai potensi pembalikan arah seiring kurang kondusifnya laju bursa saham global,
Di atas semua itu, Reza menyodorkan 9 saham sebagai bahan pertimbangan para pemodal. Saham-saham tersebut adalah:
