:::: MENU ::::

Kamis, 19 Desember 2013

  • 12/19/2013
Laju IHSG Kamis (19/12/2013) diprediksi berada pada support 4.160-4.180 dan resistance 4.207-4.220. Inilah saham-saham pilihannya.
Pada perdagangan Rabu (18/12/2013) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 13,94 poin (0,33%) ke posisi 4.196,282. Intraday terendah 4.172,024 dan tertinggi 4.213,945.
Volume perdagangan naik dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan net selldengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan net buy.
Reza Priyambada, Kepala Riset Trust Securities mengatakan, laju HSG masih dapat mempertahankan kenaikannya meski dalam perdagangan intraday sempat sedikit melemah di bawah level 4.200 seiring mulai adanya aksi ambil untung untuk mengantisipasi jelang rapat terakhir Federal Open Market Committee (FOMC).
“Selain itu, pembukaan pasar saham Eropa yang sempat memerah juga mempengaruhi ritme IHSG yang melambat,
Akan tetapi, lanjut dia, beberapa menit jelang penutupan, berbalik arahnya laju bursa sahamEropa dan mulai rebound-nya kembali hampir mayoritas bursa saham Asia memberi tambahan angin segar bagi IHSG sehingga dapat berbalik menghijau di atas level 4.200. “Laju Rupiah yang masih tertekan dapat diimbangi dengan aksi beli pelaku pasar pada saham-saham komoditas yang dipersepsikan menikmati keuntungan dari penguatan dolar AS,
Lebih jauh Reza memperkirakan, pada perdagangan Kamis (19/12/2013), IHSG akan berada pada support 4.160-4.180 dan resistance 4.207-4.220. “Indeks berpola menyerupai three inside up di atas lower bollinger bands (LBB),
Moving Average Convergence-Divergence (MACD) bergerak mendatar dengan histogram negatif yang lebih pendek. The Relative Strength Index (RSI), William's %R, dan Stochastic mencoba upreversal terbatas.
Reza menjelaskan, laju IHSG sempat di bawah target resisten (4.175-4.206) sekaligus juga sempat melewati target tersebut. Terlihat meski IHSG mencoba untuk rebound, masih adapelaku pasar yang menahan diri untuk hasil kepastian rapat Federal Open Market Committee (FOMC). “Peluang kenaikan lanjutan IHSG pun masih 50:50 dan selalu waspada potensi pembalikan arah bila hasil rapat FOMC tidak menghasilkan keputusan yang positif,
A call-to-action text Contact us