Presiden PT Freeport Indonesia, Rozik B. Soetjipto mengatakan pihaknya akan melepas 20% saham paling lambat hingga tahun 2021.
Menurut dia, saat ini 9,36% saham sudah dimiliki pemerintah. "Kami bermaksud divestasi 20% selambat-lambatnya 2021,
Rozik juga mengatakan itu semua demi kepentingan pemerintah pusat atau pemerintah daerah atau dari Initial Public Offering (IPO). "Dapat dilakukan untuk kepentingan pemerintah pusat atau pemerintah daerah atau dari IPO,
