:::: MENU ::::

Jumat, 25 April 2014

  • 4/25/2014
Laju IHSG Jumat (25/4/2014) diprediksi berada pada rentang support 4.860-4.876 dan resisten 4.906-4.918. Inilah saham-saham pilihannya.
Pada perdagangan Jumat (25/4/2014), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis 2,069 poin (0,04%) ke posisi 4.891,079. Intraday terendah 4.880,848 dan tertinggi 4.916,233.
“Seperti yang kami sampaikan sebelumnya di mana laju IHSG akan melanjutkan pelemahannya dengan maraknya sentimen negatif dan tingginya minat jual. Untungnya, harapan atas laju IHSG dapat melemah terbatas dapat terwujud sehingga tidak membuka tren pelemahan lebih lanjut,
Masih variatif cenderung melemahnya laju bursa saham Asia, masih adanya hasrat untuk mengamankan posisi, dan masih melemahnya nilai tukar rupiah memberikan sentimen negatif. “Laju IHSG pun bergerak variatif sepanjang sesi perdagangan,
Sempat mengalami kenaikan di awal sesi namun, kembali melemah. Di sesi kedua sempat naik tipis namun, tidak lama dan kembali longsor. “Tidak banyaknya saham-saham big caps yang berada di jalur hijau dan mulai berkurangnya transaksi beli asing meski masih tercatat net buy membuat IHSG pun masih mendekam di zona merah,
Volume perdagangan turun dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan penurunan nilai transaksi beli dan kenaikan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Lebih jauh Reza memperkirakan, pada perdagangan Jumat (25/4/2014) IHSG berada pada rentang support 4.860-4.876 dan resisten 4.906-4.918. “Gravestone doji bertahan masih di atas middle bollinger band (MBB),
Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih bergerak landai dengan histogram negatif yang memanjang. The Relative Strength Index (RSI), Stochastic, dan William’s %R masih tertahan kenaikannya.
Laju IHSG sempat di dalam kisaran target support (4.875-4.885) dan gagal mendekati kisaran target resisten (4.924-4.926). “Maraknya minat jual dan berkurangnya aksi beli asing dapat membuat IHSG melanjutkan pelemahannya. Akan tetapi, diharapkan senitmen positif dari bursa saham global bisa menahan aksi jual yang terjadi,
A call-to-action text Contact us